| Program Diploma |
Tanggal 20 Mei 1977 beberapa ATN yang terdapat di kota-kota sekitar Yogyakarta (Yogyakarta, Klaten, dan Purworejo) di phasing in-kan ke Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada. Tanggal itu dianggap sebagai hari kelahiran Pendidikan Ahli Teknik UGM (nama umum dari Pendidikan Diploma Teknik, termasuk PAT dan FNT UGM). Selanjutnya PAT yang semula ada di dalam Fakultas Teknik UGM dikembangkan menjadi fakultas tersendiri di lingkungan UGM dengan nama Fakultas Non-gelar Teknologi (FNT). Ada 3 Program Studi yaitu Program Diploma Teknik Elektro, Program Diploma Teknik Mesin, dan Program Diploma Teknik Sipil. Deangan adanya Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No.: 0312/0/1991 tanggal 6 Juni 1991 yang mengatur tentang penutupan dan pengintegrasian FNT ke dalam lingkungan universitas dan institute, maka FNT diintegrasian ke Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, selanjutnya program ini disebut Program Diploma Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada. Saat ini Program Diploma Fakultas Teknik menempati kampus di Sekip Unit IV dan di Jalan Grafika 2. PROGRAM DIPLOMA TEKNIK ELEKTRO Program Diploma Teknik Elektro dalam melaksanakan kegiatan akademiknya menempati gedung di Sekip Unit IV dan di Jalan Grafika untuk kegiatan praktikum. Adapun kegiatan itu ditunjang oleh 12 laboratorium sebagai berikut. 1. Laboratorium Ketenagaan Listrik 2. Laboratorium Listrik Dasar 3. Laboratorium Elektronika Dasar 4. Laboratorium Perangkat Lunak Komputer 5. Laboratorium Perangkat Keras Komputer 6. Laboratorium Instalasi Listrik 7. Laboratorium Elektronika Lanjut 8. Laboratorium Instrumentasi dan Kendali 9. Laboratorium Telekomunikasi 10. Bengkel Elektrik 11. Laboratorium Teknologi Informasi 12. Bengkel Elektronika (didukung oleh PT. SANYO) Dalam melaksanakan kegiatan akademiknya didukung oleh 22 orang tenaga pengajar yang terdiri dari 4 orang berderajat S-1, 16 orang berderajat S-2, 2 orang berderajat S-3, dan 19 orang tenaga administrasi. Sistem pendidikan yang dilaksanakan di Program Diploma 3 Teknik Elektro berdasarkan sistem SKS (Satuan Kredit Semester) sebagaimana yang digunakan oleh Fakultas Teknik. Jumlah beban studi antara 113-120 SKS dalam 6 semester. Tujuan Program Diploma Teknik Elektro adalah mendidik peserta didik menguasai keterampilan profesional di bidang teknik elektro pada umumnya dan secara khusus pada salah satu dari konsentrasi, yaitu: Teknik Listrik, Teknik Telekomunikasi, Teknik Elektronika, Teknik Komputer, dan Teknik Jaringan. Selengkapnya dapat dilihat di http://dte.ugm.ac.id PROGRAM DIPLOMA TEKNIK MESIN Program Diploma Teknik Mesin dalam melaksanakan kegiatan akademiknya menempati gedung di Sekip Unit IV dan di Jalan Grafika untuk kegiatan praktikum. Adapun kegiatan itu ditunjang oleh 13 laboratorium sebagai berikut. 1. Laboratorium Proses Produksi 2. Laboratorium Teknologi Pengelasan Logam 3. Laboratorium Otomotif 4. Laboratorium Pesawat Kerja 5. Laboratorium Pneumatik, Hidrolik 6. Laboratorium Bahan Teknik 7. Laboratorium CNC/CAM 8. Laboratorium Metrologi 9. Laboratorium Gambar Teknik/Perancangan 10. Laboratorium Kerja Bangku dan Kerja Plat 11. Laboratorium Komputasi dan CAD 12. Laboratorium Teknologi Pengecoran Logam 13. Laboratorium Otomasi Ada 25 orang tenaga pengajar yang terdiri dari 9 orang berderajat S-1, 16 orang berderajat S-2, dan 28 orang tenga administrasi Sistem Pendidikan yang dilaksanakan di Program Diploma Teknik Mesin Fakultas Teknik UGM adalah sistem paket. Tiap matakuiah dan praktikum diberi bobot SKS (Satuan Kredit Semester). Pada akhir tahun ke-3, mahasiswa harus sudah mengumpulkan sekurang-kurangnya 110 SKS dengan IP > 2,0. Bila ia tidak dapat mencapai hasil tersebut, ia diperingatkan keras untuk meningkatkan prestasinya. Pada dasarnya mahasiswa dirancang dapat menyelesaikan studi paling cepat 3 tahun, paling lambat 3,5 tahun. Program Diploma Teknik Mesin bertujuan menghasilkan lulusan yang mempunyai keahlian dan ketrampilan tertentu. Keahlian mereka diharapkan dapat diandalkan untuk membantu keahlian sarjana dalam dunia industri. Peran mereka adalah membantu para sarjana dalam proses perancangan, persiapan dan pelaksanaan pekerjaan industri. Sehingga untuk program ini titik berat pengajaran adalah lebih kearah ketrampilan yang dibe-kali dengan teori yang cukup. Untuk saat ini program Diploma Teknik Mesin memiliki dua konsentrasi keahlian, yaitu konsentrasi Manufaktur dan konsentrasi Otomotif. Selengkapnya dapat dilihat di http://www.dme.ugm.ac.id PROGRAM DIPLOMA TEKNIK SIPIL Program Diploma Teknik Sipil dalam melaksanakan kegiatan akademiknya menempati gedung di Sekip Unit IV. Adapun kegiatan itu ditunjang oleh 14 laboratorium sebagai berikut. 1. Laboratorium Peragaan dan Uji Struktur 2. Bengkel Kerja Kayu 3. Bengkel Kerja Struktur Beton 4. Bengkel Kerja Struktur Baja 5. Bengkel Plambing 6. Laboratorium Bahan Bangunan 7. Bengkel Perkerasan 8. Laboratorium Transportasi dan Lalulintas 9. Laboratorium Mekanika Tanah 10. Laboratorium Hidraulika dan Bangunan Air 11. Laboratirum Teknik Penyehatan Lingkungan 12. Laboratorium Teknik Pengukuran 13. Studio Gambar 14. Laboratorium Komputasi Ada 24 orang tenaga pengajar yang terdiri dari 1 orang berderajat S-1, 18 orang berderajat S-2, 5 orang berderajat S-3, dan 16 orang tenga administrasi. Untuk Program Diploma Teknik Sipil perbandingan kuliah praktek lebih besar dari pada teori (60% praktek dan 40% teori) maka diatur secara khusus sebagai berikut. Syarat kelulusan pada Program Diploma Teknik Sipil FT-UGM adalah Surat Keputusan Lulus oleh Dekan Fakultas Teknik UGM, dengan syarat-syarat sebagai berikut: Telah menyelesaikan Kerja Praktek, dan telah mengumpulkan laporan Kerja Praktek. Tugas Akhir/Seminar/Perencanaan sudah dilaksanakan. Telah lulus Ujian Pendadaran (UP). Telah memenuhi semua syarat Administrasi (khususnya mencapai 110 SKS) IPK ≥ 2,00, dan Nilai D ≤ 27 SKS. Visi UGM ialah "Menjadi universitas riset kelas dunia yang unggul, mandiri bermartabat, dan dijiwai Pancasila mengabdi kepada kepentingan dan kemakmuran bangsa". Salah satu perwujudan dari visi tersebut, khususnya dalam hal kontribusi UGM untuk turut menyiapkan tenaga terampil berbasis ilmu pengetahuan, ialah mengorganisasikan Program Diploma ke dalam manajemen Sekolah Vokasi. Sekolah Vokasi adalah Lembaga Pendidikan Diploma sebagaimana dimaksud dalam Anggaran Rumah Tangga UGM yang merupakan pelaksana akademik sederajat dengan politeknik yang menyelenggarakan Program Pendidikan Vokasi dan/atau Pendidikan Profesi mencakup Program Diploma pada jenjang D1, D2, D3 dan D4 yang bersifat terminal. Sekolah Vokasi hadir untuk lebih mendekatkan diri (link and match) antara penyediaan pendidikan keterampilan dengan masyarakat pengguna lulusan. Pembaharuan ini meliputi pengembangan proses dan fasilitas akademik, kegiatan kemahasiswaan maupun kerja sama dengan instansi terkait. Karakteristik Sekolah Vokasi dicirikan dengan mayoritas kegiatan praktek sebagai penjabaran teori yang mendasarinya sehingga mahaiswa peserta didik menjadi terampil sebelum memasuki dunia kerja setelah lulus nantinya. |