| Teknik Fisika |
TUJUAN PENDIDIKAN PROGRAM S-1 FISIKA TEKNIK Program Studi Fisika Teknik bertujuan menghasilkan lulusan dengan kompetensi sebagai berikut,
PROGRAM S-1 TEKNIK NUKLIR Program Studi Teknik Nuklir bertujuan menghasilkan luiusan dengan kompetensi sebagai berikut
PROGRAM MAGISTER REKAYASA KESELAMATAN INDUSTRI (MRKI) Menghasilkan lulusan setingkat magister dengan kemam-puan di bidang rekayasa keselamatan yang diperlukan dalam berbagai instalasi industri yang kompleks dan berpotensi bahaya tinggi seperti dalam industri kimia, industri transportasi, industri energi, dan industri nuklir. Setelah mengikuti program tersebut, para lulusan diharapkan akan mampu bekerja dalam perancangan, perencanaan dan pelaksanaan di bidang pengawasan, perawatan, operasi dan pemantauan instalasi industri dengan sense of safety yang sesuai dengan standar international. LABORATORIUM DAN STUDIO Laboratorium Analisis Radioaktivitas Kepala: Ir. Agus Budhie Wijatna, M.Si Laboratorium Analisis Radioaktivitas digunakan untuk mahasiswa yang mengikuti praktikum Deteksi dan Pengukuran Radiasi, Radio Kimia, dan Dosimetri. Dalam laboratorium ini terdapat beberapa jenis detektor radiasi (isian gas, NaI(Tl), dan semikonduktor) beserta perangkat elektronik pendukungnya. Hampir semua penelitian dosen dan mahasiswa yang memerlukan untuk mende-teksi aktivitas radiasi (analisis kuantitatif) yang dipancarkan oleh suatu radionuklida dan jenis radionuklida tersebut (analisis kualitatif) dapat dilakukan di laboratorium ini. Beberapa mata acara dalam kursus Petugas Proteksi Radiasi (PPR) yang diselenggarakan dan sebagian besar diikuti oleh operator Radiologi dari berbagai rumah sakit di Indonesia dilakukan di laboratorium ini. Laboratorium Teknologi Kimia Nuklir Kepala: Dr.Ing. Ir. Kusnanto Laboratorium ini terutama digunakan oleh mahasiswa yang mengikuti praktikum Radiokimia dan Dosimetri. Beberapa penelitian dosen dan mahasiswa S-1 yang berhubungan dengan penanganan bahan radioaktif (ter-masuk pengelolaan limbah radioaktif) dan prinsip pene-rapan zat radioaktif di berbagai bidang (termasuk radiotracer) dapat dilakukan di laboratorium ini. Laboratorium Instrumentasi Kepala: Ir. Sunarno, M.Eng., Ph.D. Laboratorium ini terutama digunakan oleh mahasiswa yang mengikuti praktikum Elektronika dan Elektronika Nuklir. Hampir semua penelitian dosen dan mahasiswa S-1 yang berhubungan dengan piranti elektronik di reaktor nuklir, instalasi nuklir, rumah sakit (instrumentasi medik) dan industri lain dapat dilakukan di laboratorium ini. Saat ini sedang dikembangkan tentang telemetri. Laboratorium Komputasi Kepala: Ir. Agus Arif, MT. Semua praktikum seperti praktikum Pemrograman Kom-puter, Statistika Teknik, Perancangan Gambar Teknik, Pengelolaan Data Elektronik, Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit dan beberapa matakuliah yang memerlukan komputer sebagai sarananya dapat diselenggarakan di laboratorium ini. Selain itu beberapa kursus seperti kursus pemrograman komputer dengan bahasa C++, aplikasi Matlab, aplikasi Minitab yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai jurusan telah dilaksanakan di laboratorium Komputasi. Laboratorium Energi Terbarukan Kepala: Ir. Kutut Suryopratomo, MT., M.Sc. Laboratorium Energi Terbarukan terutama digunakan oleh mahasiswa S-1 Program Studi Fisika Teknik untuk mempelajari prinsip konversi dan penyimpanan energi terbarukan serta mengembangkannya. Saat ini laboratorium Energi Terbarukan telah memiliki sel surya dan kincir angin beserta piranti elektronik pendukungnya. PERATURAN PENDIDIKAN PROGRAM S-1 TEKNIK FISIKA Sistem Prasyarat. Matakuliah dapat diambil jika mata-kuliah prasyaratnya sedang diikuti dan atau telah diikuti sebelumnya. Untuk praktikum yang diselenggarakan pada semester yang berbeda dengan matakuliah prasyarat, nilai matakuliah prasyaratnya tidak boleh kurang dari D dan nilai minimum untuk praktikum minimal adalah C. Nilai D dan E untuk praktikum adalah tidak lulus. Untuk mahasiswa Ekstensi Kerjasama Departemen Kesehatan nilai matakuliah pada semester I minimal adalah C, tidak diperbolehkan ada nilai D dan E pada semester 1. Matakuliah Pilihan. Matakuliah pilihan diprioritaskan bagi mahasiswa yang sudah menginjak semester V dan sesudahnya. Matakuliah pilihan dapat diselenggarakan jika peminat mencapai jumlah minimum yang telah ditetapkan oleh Jurusan, yaitu untuk Program StudiTeknik Nuklir jumlah minimum adalah 10 mahasiswa dan Program Studi Fisika Teknik jumlah minimum adalah 20 mahasiswa. Jurusan memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mengambil matakuliah wajib sebagai matakuliah pilihan di Program Studi lain dalam lingkungan Fakultas Teknik dan Fakultas lain di ling-kungan UGM. Matakuliah yang terdapat pada semester I dari kurikulum Program Ekstensi Kerjasama Departemen Kesehatan tidak dapat diambil dan dijadikan sebagai matakuliah pilihan oleh mahasiswa program reguler. Kerja Praktek atau Studi Mandiri. Mahasiswa diwajibkan melaksanakan kerja praktek atau studi mandiri di lembaga/instansi/perusahaan yang erat hubungannya dengan penekanan minat yang diambil ataupun di Ju-rusan Teknik Fisika. Kerja Praktek atau studi mandiri dilakukan sesudah mahasiswa mengumpulkan 80 SKS. Untuk melaksanakan kerja praktek atau studi mandiri, mahasiswa harus terdaftar pada semester yang ber-sangkutan, dan telah menerima Surat Perintah Kerja yang dikeluarkan oleh pihak Jurusan kepada mahasiswa yang bersangkutan. Laporan kerja praktek atau studi mandiri disusun menurut pedoman yang telah dite-tapkan oleh jurusan. Untuk mahasiswa Program Ekstensi Kerjasama Departemen Kesehatan, kerja praktek atau studi mandiri dapat dilakukan dengan menulis ulang tugas akhirnya sewaktu menempuh program D-III. Skripsi. Tugas Akhir/Skripsi merupakan prasyarat untuk mengakhiri program pendidikan Teknik Fisika.Tugas akhir/skripsi dapat dilakukan sesudah mahasiswa me-ngumpulkan 100 SKS, telah lulus matakuliah pendukung tugas akhir dan telah mendapatkan nilai dari Kerja Praktek atau studi mandiri. Tugas akhir/skripsi dapat berupa penelitian literatur, hasil penelitian atau pengem-bangan analitis, atau hasil pengujian di Laboratorium. Untuk dapat melaksanakan tugas akhir (skripsi), maha-siswa harus terdaftar pada semester yang bersangkutan, mengajukan usulan penelitian, mempresentasikan usulan penelitian dalam seminar proposal dan usulan penelitian yang telah dipresentasikan harus direvisi serta menda-patkan persetujuan dari dosen-dosen yang menghadiri seminar proposal. Waktu pelaksanaan tugas akhir diha-rapkan tidak lebih dari 6 (enam) bulan. Seminar Pra Pendadaran. Seminar dapat dilaksanakan apabila tugas akhir telah diselesaikan, telah disetujui oleh Dosen Pembimbingnya,dapat menunjukkan kehadiran dalam seminar paling tidak sebanyak 5 (lima) kali, telah lulus semua matakuliah wajib atau tidak memiliki nilai E untuk mata kuliah wajib, dan jumlah nilai D maksimal adalah 25% dari jumlah total SKS yang disyaratkan. Ujian Pendadaran. Ujian Pendadaran dapat dilaksanakan apabila mahasiswa telah melaksanakan seminar Pra Pendadaran dan telah disetujui oleh Dosen Pembimbing Tugas Akhir. Ujian pendadaran dilaksanakan sesudah mahasiswa menyelesaikan semua syarat akademis dan administratif. Mahasiswa dinyatakan lulus dalam ujian pendadaran jika nilai dalam ujian tersebut minimal adalah C. Yudisium. Syarat lulus program pendidikan S- I Teknik Fisika adalah sesuai dengan peraturan Universitas dengan jumlah kredit ditentukan sekurang- kurangnya 144 SKS. PROGRAM MAGISTER REKAYASA KESELAMATAN INDUSTRI (MRKI) Program Magister Rekayasa Keselamatan Industri ini merupakan program yang dikelola oleh Program Pasca-sarjana Universitas Gadjah Mada dan diselenggarakan bersama dengan Jurusan Teknik Fisika Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada. Program ini memberikan gelar Magister Teknologi (MT). Program dengan sifat khusus ini direncanakan dengan lama pendidikan 16 bulan, yang terdiri dari 3 cawu kuliah kuliah dan 1 cawu penyusunan tesis. Peserta diwajibkan untuk menempuh 32 SKS matakuliah wajib, 12 SKS perkuliahan serta 8 SKS tesis, sehingga total yang ditempuh ekivalen 40 SKS. Untuk memberikan pembe-kalan dasar yang sama, bagi peserta program yang keahlian kesarjanaannya tidak searah dengan program studi (misalnya : Teknik Sipil, Teknik Arsitektur,Teknik Geodesi, MIPA Kimia, MIPA Matematika, dll), maka diwajibkan mengikuti matrikulasi untuK 3 topik tentang Probabilistik dan Statistik, Matematika Teknik dan Metode Numerik. Kegiatan belajar mengajar dirancang untuk 5 hari dalam seminggu dengan alokasi waktu 500 menit. Kegiatan belajar mengajar melibatkan kuliah, diskusi kelompok, tugas perorangan, seminar, studi lapangan dan lain-lain. Bagi yang telah menyelesaikan 28 SKS dapat mulai mengambil tesis. Materi program MRKI mencakup teori dan aplikasi Rekayasa Keselamatan Industri dari pandangan ketek-nikan, dipadu dengan permasalahan sosial-lingkungan-budaya, serta ekonomi manajemen. Keseluruhan materi dijabarkan ke dalam beberapa matakuliah dan satuan kredit semester (sks), masing-masing matakuliah me-ngandung aspek teknik (fenomena fisik dan teknologi rekayasa keselamatan) serta aspek non teknik (ekonomi, kelembagaan dan manajemen). PENELITIAN Dalam rangka meningkatkan kemampuan dosen penga-jar, Jurusan Teknik Fisika Fakultas Teknik UGM menye-lenggarakan penelitian-penelitian dengan dana-dana yang diperoleh dari berbagai sumber. Di antara penelitian yang diselenggarakan oleh Jurusan Teknik Fisika Fakultas Teknik UGM adalah : Riset Unggulan Terpadu (RUT) Batch V (2 judul), Hibah Bersaing (I judul), DPP-UGM (DIKS), PPPM, DAAD, Penelitian Teknologi Keselamatan kerjasama dengan PT Sarana Sterila Sehat tahun 1996-2001, Penelitian Monitoring Lingkungan kerjasama dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) tahun 1997-2000, dan Penelitian Bersama antara jurusan Teknik Fisika Fakultas Teknik UGM dengan AECL Canada bidang Teknologi Reaktor CANDU di Canada (2 orang). Jurusan Teknik Fisika juga melakukan kerjasama penelitian dengan Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN) terkait dengan desain PLTN tipe PWR beserta siklus bahan bakarnya. Setiap tahun melalui dana rutin DIKS Fakultas memberi peluang kepada semua dosen untuk melakukan pene-litian dengan koordinasi pelaksanaan teknis yang dibantu oleh Badan Pembinaan Pelaksanaan Penelitian Fakultas Teknik UGM. PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Dalam rangka membantu memecahkan masalah yang ada di masyarakat telah diselenggarakan berbagai kegiatan pengabdian pada masyarakat dengan dana-dana yang diperoleh dari berbagai sumber. Di antara pengabdian pada masyarakat yang diselenggarakan adalah dalam bentuk penyuluhan, penyebarluasan informasi baik melalui media cetak maupun media elektronik, pemasyarakatan ilmu pengetahuan dan tek-nologi nuklir, dan mengadakan penyuluhan kepada masyarakat sekaligus mengidentifikasi permasalahan yang kemungkinan dapat diupayakan penyelesaiannya. Juga telah dijadwalkan secara peiodik penyelenggaraan Program Pendidikan dan Pelatihan Petugas Proteksi Radiasi bekerjasama dengan BAPETEN (Badan Pengawas Tenaga Nuklir). KERJASAMA Untuk pengembangan Akademik di jurusan Teknik Fisika FakuItas Teknik Universitas Gadjah Mada, telah dijalin dalam bentuk kerjasama dengan beberapa institusi dan atau kelembagaan yang terkait dengan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai berikut.
Selengkapnya dapat dilihat di http://tf.ugm.ac.id
|